Tes Kesiapan Kerja Remote untuk Klien Luar Negeri

Cek apakah Anda sudah siap dibayar dalam mata uang asing - dan bagian mana yang masih menghambat.

  • 7 pertanyaan
  • 2 menit
  • 239 kali dikerjakan

Kebanyakan orang mengira penghalang kerja remote untuk klien luar negeri adalah keahlian teknis. Padahal yang paling sering menggagalkan justru hal-hal yang mudah diperbaiki: tidak ada contoh kerja yang bisa ditunjukkan, tidak ada cara menerima pembayaran, dan cara menulis penawaran yang salah.

Tes ini memeriksa lima bagian sekaligus dan menunjukkan mana yang paling menghambat Anda sekarang.

1 Bisakah Anda menyebut satu keahlian spesifik yang orang bayar? *

Contoh spesifik: "menyunting video pendek", bukan "kreatif dan cepat belajar".

2 Berapa contoh kerja yang bisa Anda kirim hari ini juga? *
3 Seberapa nyaman Anda menulis email kerja dalam bahasa Inggris? *
4 Sudahkah Anda punya cara menerima pembayaran internasional? *
5 Berapa lamaran atau penawaran yang Anda kirim dalam 30 hari terakhir? *
6 Sanggupkah Anda bekerja beririsan dengan zona waktu klien? *
7 Seberapa andal internet dan tempat kerja Anda? *

Gratis - tanpa daftar - hasil langsung keluar

Bukan gelar, tetapi bukti

Klien luar negeri hampir tidak pernah menanyakan ijazah. Yang mereka minta adalah contoh pekerjaan yang mirip dengan yang akan mereka bayar. Tiga contoh yang relevan mengalahkan sepuluh sertifikat.

Bahasa cukup, tidak harus sempurna

Yang dibutuhkan adalah kemampuan menulis email yang jelas dan mengikuti rapat. Aksen tidak dinilai. Yang menghambat biasanya bukan tata bahasa, melainkan keraguan untuk mengirim pesan pertama.

Bagian yang paling sering terlupa

Cara menerima uang. Banyak kandidat baru sadar setelah diterima bahwa mereka belum punya rekening yang bisa menerima pembayaran internasional dengan biaya wajar. Siapkan ini sebelum melamar, bukan sesudah.

FAQ

Apakah harus punya gelar?
Untuk sebagian besar pekerjaan lepas, tidak. Contoh kerja jauh lebih menentukan.
Bagaimana kalau bahasa Inggris saya pas-pasan?
Cukup untuk memulai. Fokuskan pada menulis pesan yang jelas dan singkat, bukan pada kefasihan berbicara.

Dapat kabar asesmen baru

Satu email singkat setiap ada asesmen atau panduan baru. Tanpa spam, berhenti kapan saja.